Kembali
beberapa waktu lalu aku mendapat e-mail kalau tidak posting dalam kurun satu bulan, blog ini bakal dihapus. Jadi, aku sempatkan deh datang kesini. mudah-mudahan tidak dihapus blognya.
beberapa waktu lalu aku mendapat e-mail kalau tidak posting dalam kurun satu bulan, blog ini bakal dihapus. Jadi, aku sempatkan deh datang kesini. mudah-mudahan tidak dihapus blognya.
Halo teman-teman blogdetik! ![]()
Tak terasa sudah dan mau tahun baru saja ya
bagaimana persiapan teman-teman untuk tahun baru ini?
resolusi tahun baru untuk beruang kali ini mungkin mmm:
seorang pernah berkata:
“Jadilah orang yang lebih baik dari hari kemarin.”
Lalu bagaimana dengan resolusi tahun baru teman-teman beruang?
ayo cerita
*JDERRR*
suara petir
waw
hujan….
saat ini sedang musim hujan apa musim kemarau ya?
Hari sabtu!
Hari libur yang paling menyenangkan.
Hari yang benar-benar bebas,
lebih bebas dari hari minggu, kenapa?
Karena setelah hari sabtu, adalah hari minggu.
Yang masih merupakan hari libur, sehingga,
kita bisa bebas melakukan apa saja.
Berbeda dengan hari sabtu,
hari minggu bukan merupakan hari bebas.
Karena setelahnya, adalah hari senin.
Kita sudah mulai terbebani rutinitas sehari-hari.
Sehingga tidak bisa leluasa melakukan kegiatan
apa saja.
—————————————
anyway.
Pada hari ini ku mulai dengan ritual yang kulakukan setiap pagi,
yaitu tak lain adalah: Mandi.
Semula semua berjalan dengan lancar dan terkendali.
Sampai satu saat,
ku melihat sesuatu yang bergerak-gerak di pojok kamar mandi.
Sesuatu yang hitam kecil mungil, merayap menyusuri dinding keramik yang licin.
Sesuatu makhluk hidup yang sering diidentikkan dengan selokan dan
tempat-tempat yang kotor dan jorok.
Sesuatu yang jarang terlihat di rumahku.
.
Ya teman-teman, makhluk hidup itu adalah:
Kecoa!
Kecoa yang datang entah dari mana-
apakah ia tersesat, ku tak tahu.
Kaget!
Ku siram kecoa itu dengan air sabun!
Air sabun yang penuh dengan busa-busa putih
berwarna-warni, sangat lucu sekali.
Dan aku sangat suka mandi memakai sabun itu.
Ku siram kecoa itu tepat di atasnya.
BYUURR!!
Kecoa itu langsung hanyut sejenak tersiram air.
Namun ada yang aneh, setelah airnya surut,
ia hanya langsung terdiam saja di posisinya.
Tidak mencoba kabur atau melakukan perlawanan.
Ternyata,
KECOA ITU LANGSUNG MATI DONG!!
Shock! Begitu saja?!
Apa mungkin sabun yang ku pakai begitu membunuh??
Padahal dari cerita yang pernah kudengar bahwa:
Kecoa adalah hewan mungil yang tangguh,
ia bisa bertahan hidup dari zaman prasejarah.
Kuat terhadap bencana meteor dan
Resistan terhadap radiasi.
Tapi kenapa hanya karena air sabun yang lembut itu saja,
ia tak berdaya?
—————————————
Setelah kejadian itu ku jadi merenung….
(masih di kamar mandi)
seandainya ku adalah kecoa tersebut pada saat itu,
mungkin ku sedang berpikir seperti ini:
kecoa:
“Hari sabtu pagi yang cerah! Begitu indah!
Apa yang akan aku lakukan hari ini ya??
lla~la~la~laa !! ….”
dan tiba-tiba ada tumpahan air yang jatuh dari langit-
BYUURRR!!!
dan mati…..
.
.
.
atau mungkin seperti ini:
kecoa:
“Hari ini aku kan menemui kekasih hatiku,
pujaanku, cinta pertama dan terakhirku..
setelah satu tahun kita tak bertemu…”
dan tiba-tiba ada tumpahan air yang jatuh dari langit-
BYUURRR!!!
dan mati…..
.
.
.
.
.
.
Ku jadi merasa bersalah….
—————————————
pelajaran yang bisa dipetik dari cerita ini:
1. Kalau ada kecoa di dalam rumah, siram saja pakai air sabun. Niscaya mati. ![]()
2. Jangan menyiram kecoa di dalam rumah kecuali di kamar mandi.
3. Sepertinya kecoa adalah makhluk hidup yang jarang mandi ya, buktinya, disiram sekali saja langsung mati.
“Halo.
Bagaimana keadaan di sana?”
Cuacanya pasti cerah ya.
Bermandikan sinar mentari di pantai tropis,
demi Tuhan aku sangat iri padamu.
Aku sangat rindu rasa manis air kelapa
seperti yang pernah kucoba beberapa tahun
yang lalu.
keberatan kah kau membawa satu-dua buah untukku nanti?
Aku tunggu balasanmu ya.”
—————————————
Jika dalam satu hubungan,
Seseorang menanyakanmu:
“apa alasan kau mencintainya?”
Jika kau mencintainya adalah karena ia baik,
Maka itu bukan cinta, itu rasa iba.
Jika kau mencintainya karena ia tampan,
Maka itu bukan cinta, itu nafsu.
Jika kau mencintainya karena ia kaya,
Maka itu bukan cinta, itu matre.
Namun jika kau mencintainya, dan kau tak tahu kenapa,
Maka itulah, baru, yang namanya cinta.
—————————————
“kau tahu?
aku rindu dengan masa awal kita bertemu dahulu.
Kita bisa mengobrol bebas, lepas, tentang apa pun.
Tidak ada ganjalan, beban atau apapun itu.
Mungkin kah kita bisa seperti itu lagi?
Kita berdua duduk-duduk di tepian es.
Dengan menenggelamkan kedua kaki telanjang kita.
Pada air laut yang dingin menusuk tulang.
Sambil menatap matahari yang tenggelam di kejauhan.
“sunset terakhir, eh?
sebelum 30 hari dalam kegelapan.”
“iya.”
“jarang sekali kita bisa mendapatkan pemandangan sunset yang sempurna
Seperti ini, ya?
Cerah, tanpa awan.”
“haha.”
“tanpa ada burung-burung yang mengganggu.”
“hanya ada laut, dan matahari.”
“ombak.”
“ombak.”
“suara riak air laut”
“bintang.”
“angin.”
“potongan es yang melayang di air.”
“Dan berdua bersamamu.”
Dia menatapku dengan kedua matanya
yang jernih
Seperti kristal.
Namun memantulkan cahaya
yang menyilaukan,
seperti bola Matahari.
—————————————
Apa yang menyebabkan matahari begitu, spesial?
Padahal ia tidak jauh berbeda dengan bintang yang lain:
“segumpal bola gas panas yang melayang di angkasa.”
Dibanding kawan-kawannya, Betelgeuse dan Aldebaran.
Ia mungkin lebih mungil. Bahkan, ia akan kalah mutlak
Dengan ukurannya yang tidak seberapa.
Namun, dibalik semua itu,
Hanya matahari lah yang mempunyai kesanggupan
Untuk menyinari planet bumi yang dingin dan tanpa kasih sayang.
Dimana bintang-bintang raksasa lainnya,
Tidak mempunyai keberanian untuk itu.
Hanya ia lah yang mau menemaniku,
karena ia begitu spesial.
—————————————
“datang ke rumahku, yuk!”
Wajah tersenyumnya nampak samar tertimpa
cahaya senja yang jingga.
“kapan?”
“sekarang”
“sekarang juga?”
“iya.”
“iya?”
Ku termenung sangat lama.
Perasaan bersalah dan hasrat bergejolak dalam hati.
Ku mengadah, menatap bintang utara yang bercahaya redup.
Berputar-putar pada titik stasionernya diatas sana ..
Jauh ..
Di luar sana.
Udara terasa semakin dingin,
dan ku tau dia sangat mengharapkanku pada saat itu.
Namun, akhirnya ajakan nya kujawab dengan
salah satu penyesalan
terbesar dalam hidupku:
“sepertinya tidak untuk saat ini.”
Ku tersenyum lemah padanya.
Dia terlihat sedikit terkejut melihat reaksiku yang tidak biasa.
“Sudah gelap ..
Mungkin esok hari ya?”
Tulusku…
Pantulan kemilau jingga pada matanya yang meredup.
Menandakan bahwa mentari sudah menghilang dibalik horizon
laut Selatan.
.
.
.
.
.
.
—————————————
Setiap satu tahun sekali,
Karena kemiringan, serta gerak revolusi bumi.
Akan ada satu waktu dimana
matahari bergeser ke arah Selatan.
Saking jauh ia bergeser, ia akan tenggelam sampai kebawah
Garis horizon.
Dan tidak akan terbit di bumi kutub Utara
Selama 30 hari.
Dan sore itu adalah sore terakhir.
Sore sebelum mentari tertidur selama 30 hari.
Hanya 30 hari tanpa mentari.
Namun akan terasa seperti selamanya.
Hallo Blogdetik! ![]()
lama sekali rasanya semenjak terakhir aku posting disini.
hehe. Nampaknya aku terlalu lama berhibernasi di nih. ![]()
yap, aku habis bermain bersama teman-teman baruku di
playgroup bunga ceria lhoo!
Kita bermain petak umpet, lompat tali, dan belajar menggambar.
Selesai bermain seharian, aku pun merasa mengantuk dan lelah sekali.
Lalu kakak pembimbing yang cantik sekali pun menceritakan sebuah cerita pada kita, sebelum tidur siang.
Alkisah suatu masa,
ada seorang putri kodok yang mencintai seekor pangeran salamander.
putri itu sadar betul, bahwa ia tak bertakdir untuk mencintainya.
tetapi ia sangat jatuh hati padanya.Karena itu, ia berusaha untuk menjaga perasaannya.
Sang putri kodok bahagia, karena setiap hari ia bisa bertemu dengan
sang pangeran pujaannya.
Di kolam tempat mereka bertemu untuk pertama kalinya.
Hari-harinya terasa seperti mimpi, walau itu fana, tetapi
ia berusaha utuk mengingat kenangan hari demi harinya bersama dia.
karena semuanya begitu spesial.—————————————
Namun hal itu tidak bisa berlangsung dengan lama.
sang pangeran salamander tidak datang pada hari itu..
dan keesokan harinya.
dan keesokan harinya.semenjak hari itu,
tidak ada lagi senyum tawanya yang khas.
dan aroma tubuhnya yang harum.
ataupun siput putih keemasan,
yang biasa ia tunggangi ketika ia datang menjumpaiku.Sang putri kodok kecewa. Walau ia tahu,
bahwa ia tak bisa berharap apa-apa,
karena ia tidak bertakdir padanya…
.
.
.
.
.
.
.
.
aku tidak ingat ceritanya berakhir seperti apa, karena aku sudah tertidur…
Tapi kok aku merasa kakak pembimbingnya sedang curhat ya? hahaha. ![]()
ah sudahlah, aku tidak mengerti orang dewasa. hehehe
—————————————
Kunjungan aku ke playgroup kemarin sangat menyenangkan lho.
Namun kawan-kawan blogdetik jangan sedih ya karena ga diajak
, karena aku bawa oleh-oleh foto-foto teman-temanku di playgroup kemarin kok.
sewaktu sedang acara tidur siang.
Ini dia beberapa fotonya:

ini si kembar Art, Brian, Cadman dan Fion. Mereka anjing Siberian Husky kembar empat. (pertamanya aku kira mereka bayi serigala lho!
mirip sekali.)
Hihihi. Lucu sekali ya melihat mereka tertidur dengar rapi diatas meja begitu.
.
.

si kecil Dunn yang tidurnya suka dimana saja.
sampai botol air minum saja ia jadikan bantal. hihihi
tapi yang penting dia terlihat bahagia, ya.
.
.

Risha terlihat bahagia tidur dengan boneka favoritnya ya. ![]()
Seekor boneka marmut yang ia panggil “meow-meow”.
Atau, mungkin itu namanya; aku tidak begitu mengerti, karena sampai saat ini dia hanya bisa bilang “meow-meow.”
.
.

Si kecil Cailin sedang tidur terlentang.
aww. so sweet. ![]()
fyi: Cailin itu berasal dari bahasa Gaelic yang berarti “A Girl.”
Orang tuanya pasti menyukai kebudayaan Irlandia ya.
.
.
Hihihi ![]()
Aku masih tidak bisa menahan tawa setiap melihat foto ini.
Hue, Kim dan Lan pasti adalah kucing-kucing yang rapi ya. ![]()
terlihat dari cara tidur mereka yang berjajar seperti itu.
.
.

Si kecil Ai yang sedang memeluk boneka kucing kesayangannya.
Lihat betapa cerianya dia, walau sedang tertidur. Dia tetap terlihat bahagia.
kawaii
.
.
Dan foto yang terakhir adalah

Si mungil Yin yang baru berumur beberapa hari.
Lucu sekali ya
walau masih kecil, aku yakin kok suatu hari dia bisa menjadi seekor … emm
aku sebenarnya kurang yakin ia binatang apa. ![]()
tapi anggap saja untuk sementara ini, seekor anjing??.
.
.
.
.
.
ah sudahlah..!
Jika suatu hari kau melihat, pada taman di halaman belakang rumahmu, yang sangat sempurna, sebuah tangkai dandelion berusaha tumbuh disela sesaknya daun-daun rumput jepang yang berkembang tanpa cacat.
Tentu ia tidak seharusnya berada disana, dan kau mungkin akan mencabutnya serta-merta.
Tapi apakah pernah terlintas di benakmu, apa yang berada di perasaan sang dandelion?